Luna Maya – kembali memperlihatkan momen hangat bersama keluarganya di Bali. Kali ini, ia datang bukan sekadar untuk berkumpul bersama keluarga. Istri Maxime Bouttier tersebut hadir untuk mendampingi keponakannya, Suri Jabrik, dalam upacara Menek Kelih.
Melalui akun Instagram pribadinya, Luna menyampaikan cinta dan doa untuk Suri yang tengah memasuki tahapan baru dalam kehidupannya. Momen tersebut memperlihatkan kedekatan Luna dengan keluarga sekaligus menunjukkan dukungannya terhadap sang keponakan.
Menek Kelih menjadi salah satu tradisi masyarakat Hindu Bali yang menandai fase peralihan seseorang menuju usia dewasa. Karena itu, keluarga biasanya turut hadir untuk mendampingi serta memberikan doa dalam momentum penting tersebut.
Saat menghadiri acara keluarga itu, Luna menyesuaikan penampilannya dengan suasana upacara adat. Ia mengenakan busana tradisional Bali yang memadukan unsur klasik, sederhana, dan elegan. Mulai dari kebaya, kamen, riasan wajah, hingga gaya rambut, seluruh elemen tampil selaras dengan suasana acara.
Luna Maya Memilih Kebaya Putih Berbahan Brokat
Luna Maya menjadikan kebaya putih khas Bali sebagai bagian utama dalam penampilannya. Material brokat menghadirkan tekstur yang menarik sekaligus memperkuat kesan feminin.
Kebaya berlengan panjang tersebut juga memberikan nuansa klasik. Sementara itu, warna putih menghadirkan kesan bersih dan lembut yang cocok dengan suasana sakral dalam upacara adat.
Luna tidak memerlukan terlalu banyak ornamen untuk menciptakan penampilan yang menarik. Ia memadukan desain sederhana dengan material yang memiliki tekstur sehingga kebaya tetap terlihat menonjol.
Pilihan tersebut juga memperlihatkan bagaimana busana tradisional dapat menghasilkan kesan elegan melalui perpaduan warna dan detail yang tepat. Kebaya putih pun menjadi pusat perhatian tanpa terlihat berlebihan.
Obi Memberikan Aksen pada Bagian Pinggang
Luna menambahkan selendang atau obi pada bagian pinggang untuk melengkapi kebaya putihnya. Detail tersebut membantu mempertegas siluet sekaligus memberikan aksen pada keseluruhan busana.
Selain itu, Luna menggunakan aksesori bernuansa emas sebagai sentuhan tambahan. Warna emas memberikan kesan mewah, tetapi tetap mempertahankan tampilan yang sederhana.
Perpaduan putih dan emas menciptakan keseimbangan visual yang menarik. Obi juga membuat struktur kebaya terlihat lebih tegas sehingga penampilan Luna tampak rapi.
Melalui kombinasi tersebut, Luna berhasil menghadirkan gaya tradisional yang tetap terasa modern. Ia menjaga setiap elemen tetap seimbang tanpa menambahkan terlalu banyak aksesori.
Kamen Bernuansa Cokelat dan Emas Lengkapi Busana
Untuk bagian bawah, Luna memadukan kebaya putih dengan kain tradisional Bali atau kamen. Kain tersebut menampilkan perpaduan warna cokelat, krem, dan sentuhan emas.
Motif garis pada kamen menghadirkan variasi visual yang membuat tampilannya semakin menarik. Sementara itu, warna-warna hangat pada kain memberikan kontras lembut terhadap kebaya putih.
Kombinasi tersebut menciptakan kesan harmonis dari bagian atas hingga bawah. Luna tetap menonjolkan karakter busana tradisional Bali sambil mempertahankan gaya yang sederhana dan elegan.
Warna cokelat dan emas juga membantu menciptakan kesan hangat. Nuansa tersebut berpadu dengan warna putih pada kebaya sehingga keseluruhan busana terlihat seimbang.

Luna Maya tampil anggun saat menghadiri upacara Menek Kelih keponakannya di Bali. Intip lima detail gaya kebayanya yang elegan.
Luna Maya Mengandalkan Riasan Wajah Natural
Luna tidak memilih makeup tebal untuk menghadiri upacara tersebut. Sebaliknya, ia mengandalkan riasan natural yang membuat wajahnya tampak segar.
Complexion ringan membantu mempertahankan kesan alami pada wajah. Riasan sederhana juga memberikan keseimbangan karena kebaya dan kamen sudah memiliki cukup banyak detail visual.
Dengan pilihan tersebut, makeup tidak mengambil perhatian utama dari busana tradisional. Sebaliknya, riasan wajah justru memperkuat kesan lembut dan elegan.
Gaya makeup natural juga sesuai dengan suasana acara keluarga. Luna tetap terlihat rapi tanpa menghadirkan tampilan yang terlalu glamor.
Gaya Low Bun Membuat Penampilan Semakin Rapi
Untuk rambut, Luna memilih model low bun. Gaya tersebut memberikan nuansa klasik sekaligus membuat penampilannya terlihat lebih rapi.
Model rambut yang sederhana juga membantu memperlihatkan detail kebaya pada bagian bahu dan leher. Dengan demikian, perhatian tetap tertuju pada keseluruhan busana tradisional yang ia kenakan.
Low bun menjadi pilihan yang cocok untuk melengkapi kebaya Bali. Selain memberikan kesan anggun, gaya rambut tersebut juga menciptakan tampilan yang praktis dan tidak berlebihan.
Luna pun mempertahankan keseimbangan antara busana, makeup, dan rambut. Tidak ada satu elemen yang terlihat terlalu dominan sehingga keseluruhan penampilan terasa harmonis.
Penampilan Tradisional Luna Maya Tampil Sederhana dan Elegan
Secara keseluruhan, Luna Maya menghadirkan gaya tradisional yang sederhana ketika menghadiri upacara Menek Kelih Suri Jabrik. Ia memadukan kebaya putih brokat dengan obi, aksesori bernuansa emas, serta kamen berwarna hangat.
Luna kemudian melengkapi busana tersebut dengan makeup natural dan gaya rambut low bun. Kombinasi itu menciptakan kesan anggun sekaligus tetap sesuai dengan suasana acara keluarga di Bali.
Namun, kehadiran Luna dalam upacara tersebut tidak hanya menarik perhatian melalui penampilannya. Ia juga memperlihatkan dukungan kepada Suri yang tengah memasuki fase baru dalam kehidupannya.
Melalui media sosial, Luna membagikan momen kebersamaan tersebut sekaligus menyampaikan cinta dan doa bagi sang keponakan. Momen itu pun menjadi gambaran kehangatan keluarga yang berpadu dengan penghormatan terhadap tradisi Bali.