Petenis Indonesia – Janice Tjen mencatat hasil positif dalam perjalanannya di US Open 2026. Setelah langkahnya terhenti pada nomor tunggal putri, Janice berhasil bangkit dengan meraih kemenangan pada pertandingan pembuka sektor ganda putri bersama petenis Kanada, Leylah Fernandez.
Bertanding di New York pada Kamis, duet Janice Tjen/Leylah Fernandez menghadapi pasangan Isabelle Haverlag/Nina Radisic pada babak pertama. Janice dan Leylah menunjukkan performa solid sejak awal pertandingan hingga akhirnya memastikan kemenangan dua set langsung dengan skor 6-1, 6-1.
Hasil tersebut membawa pasangan Indonesia-Kanada itu melangkah ke babak kedua ganda putri US Open 2026. Tidak hanya menang dengan skor mencolok, Janice/Leylah juga memperlihatkan efektivitas permainan yang tercermin dari perolehan poin dan performa servis sepanjang laga.
Janice Tjen dan Leylah Fernandez Kuasai Set Pertama
Janice/Leylah membuka pertandingan dengan cukup meyakinkan. Mereka mampu mengamankan gim pertama untuk unggul 1-0 atas Haverlag/Radisic.
Pasangan Belanda-Slovenia kemudian mencoba memberikan respons. Haverlag/Radisic berhasil merebut gim berikutnya sehingga kedudukan berubah menjadi 1-1. Namun, keberhasilan tersebut menjadi satu-satunya kesempatan bagi mereka untuk mengimbangi permainan Janice/Leylah pada set pembuka.
Setelah skor sama kuat, Janice dan Leylah meningkatkan tekanan. Mereka mengambil kendali pertandingan dan secara konsisten mengumpulkan poin penting. Strategi tersebut membuat duet Indonesia-Kanada mampu menjauh hingga menciptakan keunggulan 5-1.
Janice/Leylah kemudian menyelesaikan set pertama tanpa memberikan kesempatan kepada lawannya untuk bangkit. Mereka menutup set pembuka dengan kemenangan 6-1 sekaligus mendapatkan modal penting untuk menghadapi set berikutnya.
Dominasi Berlanjut pada Set Kedua
Memasuki set kedua, Janice Tjen dan Leylah Fernandez tidak menurunkan intensitas permainan. Keduanya justru langsung memberikan tekanan sejak awal dengan mematahkan servis lawan untuk mengamankan keunggulan 1-0.
Mereka kemudian mempertahankan servis pada gim berikutnya. Hasil tersebut membuat Janice/Leylah memperbesar keunggulan menjadi 2-0.
Haverlag/Radisic masih berusaha memberikan perlawanan dan berhasil memperkecil selisih menjadi 1-2. Akan tetapi, momentum tersebut tidak bertahan lama karena Janice/Leylah segera kembali mengambil kendali.
Duet Indonesia-Kanada tampil konsisten dan memenangkan empat gim berikutnya secara beruntun. Rangkaian kemenangan itu sekaligus mengakhiri pertandingan. Janice/Leylah kembali mencatat skor 6-1 pada set kedua dan memastikan tiket menuju babak selanjutnya.
Dengan demikian, mereka hanya kehilangan dua gim sepanjang pertandingan. Hasil tersebut menunjukkan besarnya dominasi Janice/Leylah atas Haverlag/Radisic dalam laga pembuka ganda putri US Open 2026.

Petenis Indonesia, Janice Tjen, berhasil melaju ke babak kedua nomor ganda putri US Open 2026.
Statistik Memperlihatkan Keunggulan Janice dan Leylah
Dominasi Janice Tjen/Leylah Fernandez semakin terlihat melalui statistik pertandingan. Pasangan tersebut berhasil mengumpulkan 53 dari keseluruhan 74 poin yang diperebutkan selama laga.
Jumlah itu setara dengan sekitar 71,6 persen dari total poin pertandingan. Sementara itu, Haverlag/Radisic hanya mampu mengamankan 21 poin.
Efektivitas servis juga menjadi salah satu faktor penting di balik kemenangan Janice/Leylah. Mereka mencatat 28 poin dari 31 kesempatan servis atau sekitar 90,3 persen.
Selain itu, Janice/Leylah membukukan dua ace dan tidak melakukan double fault sepanjang pertandingan. Catatan tersebut memperlihatkan konsistensi mereka ketika memulai permainan melalui servis.
Sebaliknya, Haverlag/Radisic hanya mendapatkan 18 poin dari servis mereka. Pasangan Belanda-Slovenia tersebut juga mencatat lima double fault sehingga semakin sulit mengembangkan permainan menghadapi tekanan lawan.
Janice Tjen Bangkit Setelah Tersingkir dari Tunggal Putri
Keberhasilan di nomor ganda memberikan hasil positif bagi perjalanan Janice Tjen di US Open 2026. Sebelumnya, petenis Indonesia tersebut harus mengakhiri perjuangannya lebih cepat pada sektor tunggal putri.
Janice menghadapi unggulan kelima Mirra Andreeva pada babak pertama. Dalam pertandingan tersebut, Janice belum mampu mengatasi permainan Andreeva dan akhirnya kalah dua set langsung dengan skor identik 2-6, 2-6.
Kekalahan itu membuat Janice tidak dapat melanjutkan perjuangannya di nomor tunggal. Namun, kesempatan untuk mencatat prestasi di US Open 2026 tetap terbuka melalui sektor ganda putri.
Bersama Leylah Fernandez, Janice mampu memberikan respons positif. Kemenangan meyakinkan pada pertandingan pertama menjadi modal penting bagi keduanya untuk menghadapi tantangan yang lebih berat pada fase berikutnya.
Peluang Janice Tjen dan Leylah Fernandez di Babak Selanjutnya
Kemenangan 6-1, 6-1 menjadi awal menjanjikan bagi Janice Tjen/Leylah Fernandez dalam persaingan ganda putri US Open 2026. Performa servis yang efektif serta kemampuan menjaga tekanan sepanjang pertandingan menjadi beberapa aspek positif dari penampilan mereka.
Meski demikian, persaingan diperkirakan semakin ketat seiring berjalannya turnamen. Janice dan Leylah perlu mempertahankan konsistensi permainan apabila ingin melangkah lebih jauh di salah satu turnamen Grand Slam tersebut.
Bagi Janice, keberhasilan menembus babak kedua juga memberikan kesempatan untuk melanjutkan kiprahnya di New York setelah tersingkir dari sektor tunggal. Sementara itu, kemenangan dominan pada laga pertama dapat meningkatkan kepercayaan diri pasangan Indonesia-Kanada tersebut.
Kini, Janice Tjen dan Leylah Fernandez bersiap menghadapi babak kedua ganda putri US Open 2026. Dengan performa meyakinkan pada pertandingan pembuka, perjalanan keduanya pada turnamen tersebut menjadi salah satu hal menarik untuk diikuti.