Perubahan tersebut membuat perbandingan harga bensin RON 95 antara Indonesia dan negara-negara lain di Asia Tenggara menarik untuk di perhatikan. Berdasarkan data GlobalPetrolPrices per 24 Agustus 2026, Indonesia bahkan berada dalam tiga besar negara dengan harga bensin RON 95 paling murah di kawasan Asia Tenggara.
Tiga Jenis BBM Nonsubsidi Pertamina Naik Harga
Penyesuaian harga yang berlaku pada awal September 2026 tidak mencakup seluruh produk BBM nonsubsidi Pertamina. Perubahan hanya diterapkan terhadap Pertamax Turbo, Pertamina Dex, dan Dexlite.
Untuk wilayah Pulau Jawa hingga Nusa Tenggara, Pertamax Turbo dengan RON 98 mengalami kenaikan sebesar Rp1.300 per liter. Produk tersebut sebelumnya di jual Rp18.300 per liter dan kini menjadi Rp19.600 per liter.
Kenaikan lebih besar terjadi pada Pertamina Dex. Harganya berubah dari Rp21.150 menjadi Rp25.200 per liter atau meningkat Rp4.050 per liter.
Sementara itu, Dexlite mengalami kenaikan sebesar Rp4.000 per liter. Harga yang sebelumnya berada di angka Rp19.700 per liter menjadi Rp23.700 per liter.
VP Corporate Communication Pertamina Patra Niaga, Kitty Andhora, menjelaskan bahwa kebijakan tersebut hanya berlaku pada sebagian produk BBM nonsubsidi. Dengan demikian, Pertamax dengan RON 92 dan Pertamax Green 95 tidak termasuk dalam produk yang mengalami penyesuaian.
Selain kedua jenis bensin tersebut, harga BBM bersubsidi seperti Pertalite dan Biosolar juga tetap atau tidak mengalami perubahan.
Harga BBM RON 95 Indonesia Tidak Berubah
Pertamax Green 95 menjadi salah satu produk yang tetap mempertahankan harga setelah penyesuaian BBM Pertamina berlaku pada 1 September 2026.
Kondisi tersebut sekaligus menjadi perhatian ketika harga bensin dengan tingkat oktan serupa di bandingkan dengan sejumlah negara di Asia Tenggara.
Data GlobalPetrolPrices yang tercatat pada Senin, 24 Agustus 2026, menunjukkan harga bensin Octane-95 di Indonesia berada pada kisaran Rp16.600 per liter.
Angka tersebut menempatkan Indonesia sebagai negara dengan harga BBM RON 95 termurah ketiga di Asia Tenggara berdasarkan daftar negara yang tercatat dalam data tersebut.

Ilustrasi BBM.
Perbandingan Harga BBM RON 95 di Asia Tenggara
Harga bahan bakar dengan spesifikasi RON 95 di kawasan Asia Tenggara memiliki selisih yang cukup lebar. Jika di urutkan berdasarkan harga terendah, Vietnam berada di posisi pertama.
Harga RON 95 di Vietnam tercatat sebesar Rp15.981 per liter. Selanjutnya, Malaysia menempati urutan kedua dengan harga Rp16.499 per liter.
Indonesia berada tepat setelah Malaysia dengan harga Rp16.600 per liter. Perbedaan antara harga di Indonesia dan Malaysia tergolong tipis karena hanya terpaut Rp101 per liter.
Setelah Indonesia, Myanmar tercatat memiliki harga RON 95 sebesar Rp20.897 per liter. Kemudian, Filipina berada pada angka Rp21.778 per liter.
Harga yang lebih tinggi di temukan di Kamboja, yakni Rp24.941 per liter. Sementara itu, Thailand mencatat harga Rp25.646 per liter dan Laos mencapai Rp29.491 per liter.
Singapura menjadi negara dengan harga RON 95 tertinggi dalam daftar tersebut. Harga bahan bakar dengan spesifikasi tersebut di negara itu mencapai Rp41.827 per liter.
Dengan demikian, urutan harga RON 95 dari yang paling murah berdasarkan data tersebut adalah Vietnam Rp15.981, Malaysia Rp16.499, Indonesia Rp16.600, Myanmar Rp20.897, Filipina Rp21.778, Kamboja Rp24.941, Thailand Rp25.646, Laos Rp29.491, dan Singapura Rp41.827 per liter.
Harga RON 95 Indonesia di Bawah Rata-Rata Dunia
Posisi Indonesia juga dapat di lihat dengan membandingkannya terhadap rata-rata harga bensin RON 95 secara global.
GlobalPetrolPrices mencatat rata-rata harga bensin RON 95 dunia pada 24 Agustus 2026 berada di angka Rp27.119,23 per liter. Artinya, angka Rp16.600 per liter yang tercatat untuk Indonesia masih berada cukup jauh di bawah rata-rata global tersebut.
Perbandingan antarnegara juga memperlihatkan besarnya rentang harga di kawasan Asia Tenggara. Harga RON 95 di Singapura, misalnya, lebih dari dua kali lipat di bandingkan harga yang tercatat di Indonesia.
Sebaliknya, selisih Indonesia dengan dua negara termurah relatif kecil. Di bandingkan Vietnam, terdapat perbedaan Rp619 per liter. Adapun dengan Malaysia, selisihnya hanya Rp101 per liter.
Alasan Pertamina Menyesuaikan Harga BBM
Pertamina Patra Niaga menyebut penyesuaian harga sejumlah BBM nonsubsidi dilakukan dengan mengikuti formula yang telah di tentukan pemerintah.
Dalam perhitungan harga, terdapat beberapa indikator yang menjadi pertimbangan. Faktor tersebut mencakup perkembangan harga minyak mentah dunia, pergerakan nilai tukar rupiah, pajak, hingga berbagai komponen relevan lainnya.
Selain aspek keekonomian, kondisi dan kemampuan daya beli masyarakat pengguna bahan bakar turut menjadi perhatian dalam menentukan harga.
Karena penyesuaian hanya di terapkan pada produk tertentu, Pertamax 92 dan Pertamax Green 95 tetap berada di luar daftar BBM nonsubsidi yang mengalami kenaikan mulai 1 September 2026.
Dengan kondisi tersebut, harga bensin RON 95 Indonesia masih termasuk salah satu yang paling rendah di Asia Tenggara berdasarkan data GlobalPetrolPrices per 24 Agustus 2026. Indonesia berada di posisi ketiga setelah Vietnam dan Malaysia, sekaligus tercatat memiliki harga yang lebih rendah di bandingkan rata-rata bensin RON 95 dunia.