CATL – memperluas layanan perbaikan baterai kendaraan listrik melalui Ning Service sebagai bagian dari penguatan ekosistem kendaraan energi baru. Langkah ini menjadi penting karena jumlah kendaraan listrik terus bertambah. Selain itu, usia pemakaian kendaraan juga semakin panjang sehingga kebutuhan terhadap layanan purnajual ikut meningkat.

Contemporary Amperex Technology Co. Limited (CATL) selama ini dikenal sebagai salah satu produsen baterai kendaraan listrik terbesar di dunia. Perusahaan asal China tersebut memasok baterai kepada berbagai produsen otomotif, mulai dari merek domestik hingga perusahaan global.

Posisi CATL di pasar baterai juga masih sangat kuat. Pada Juni 2026, kapasitas baterai terpasang CATL di China mencapai 32,59 GWh. Angka tersebut membuat perusahaan menguasai sekitar 43,2 persen pasar domestik.

Namun, CATL kini tidak hanya berfokus pada produksi baterai dan pengembangan teknologi baru. Perusahaan mulai memberikan perhatian lebih besar terhadap perawatan dan perbaikan baterai kendaraan listrik.

CATL Perluas Jaringan Ning Service

Biaya perbaikan menjadi salah satu aspek yang diperhitungkan konsumen sebelum memiliki mobil listrik. Pasalnya, kerusakan pada bagian tertentu dari battery pack terkadang membuat pemilik harus mengganti satu paket baterai. Kondisi tersebut tentu dapat meningkatkan biaya perawatan secara signifikan.

Melalui Ning Service, CATL berusaha menawarkan solusi yang lebih efisien. Berdasarkan laporan CarNewsChina pada Senin, 17 Agustus 2026, perusahaan menargetkan perluasan jaringan layanan perbaikan baterai hingga mencakup 100 kota di berbagai negara pada akhir 2026.

CATL mengumumkan rencana tersebut dalam acara Ning Day 2026 yang berlangsung di Haikou, China. Pusat layanan yang dikelola langsung oleh perusahaan akan mengandalkan teknologi otomatisasi robotik. Sistem ini membantu proses pemeriksaan hingga perbaikan baterai.

Perusahaan menargetkan proses penanganan di pusat layanan dapat selesai dalam waktu maksimal 72 jam.

Saat ini, delapan pusat Ning Service yang dikelola langsung telah beroperasi di China. Sementara itu, CATL sudah membuka dua fasilitas internasional yang berlokasi di Norwegia dan Istanbul, Turki.

Jaringan Ning Service secara keseluruhan bahkan jauh lebih luas. Layanan tersebut memiliki 1.376 pusat waralaba yang tersebar di 84 negara. Selain menangani perbaikan, jaringan ini bertanggung jawab terhadap 1.505 stasiun penukaran baterai dalam ekosistem Choco-SEB milik CATL.

Perbaikan Baterai Tidak Harus Ganti Satu Paket

Salah satu fokus utama CATL adalah mengurangi kebutuhan penggantian battery pack secara keseluruhan. Cara tersebut di nilai kurang efisien apabila kerusakan sebenarnya hanya terjadi pada beberapa bagian.

CATL mengembangkan metode perbaikan untuk teknologi cell-to-pack atau CTP. Melalui pendekatan ini, teknisi dapat menangani atau mengganti sel baterai yang mengalami masalah secara individual.

Dengan demikian, konsumen tidak selalu perlu membeli satu paket baterai baru ketika hanya terdapat kerusakan pada sel tertentu. Strategi tersebut berpotensi menekan biaya perawatan kendaraan listrik.

Sebelumnya, CATL pernah menargetkan penurunan biaya untuk jenis perbaikan tertentu hingga sekitar 10 kali lipat. Biaya yang sebelumnya dapat mencapai 100.000 yuan di harapkan turun menjadi sekitar 10.000 yuan.

Meski demikian, perusahaan belum mengumumkan struktur tarif terbaru untuk Ning Service. Biaya perbaikan kemungkinan berbeda berdasarkan model kendaraan, teknologi baterai, serta tingkat kerusakannya.

Layanan CATL Ning Service untuk perbaikan baterai kendaraan listrik menggunakan teknologi otomatisasi robotik.

perbaikan baterai CATL

Ning Service Layani Berbagai Kendaraan Listrik

Ekspansi Ning Service juga membawa perubahan pada cakupan kendaraan yang dapat memperoleh layanan. CATL tidak lagi membatasi fasilitas tersebut hanya untuk mobil yang memakai baterai produksinya.

Pusat layanan kini di arahkan untuk menangani berbagai kendaraan energi baru atau new energy vehicle (NEV). Kebijakan ini membuat potensi pasar Ning Service menjadi lebih luas.

CATL mengklaim kemampuan Ning Service saat ini telah mencakup sekitar 76,8 persen model NEV yang beredar di pasar China. Cakupan tersebut meningkat cukup signifikan di bandingkan sebelumnya yang berada di kisaran 47 persen.

Selain memperluas cakupan kendaraan, CATL meningkatkan penggunaan otomatisasi dalam proses perbaikan. Robot pada lini servis dapat mengerjakan sejumlah tugas terhadap battery pack.

Teknologi tersebut mampu melakukan pemotongan, pengecatan, hingga pengaplikasian perekat. Sejumlah tahapan pekerjaan dapat berlangsung tanpa intervensi manusia secara langsung. Otomatisasi di harapkan meningkatkan konsistensi sekaligus mempercepat proses perbaikan.

Bengkel Baterai CATL Bisa Datang ke Lokasi

Ning Service tidak hanya mengandalkan pusat perbaikan permanen. CATL juga memperkenalkan kendaraan servis bergerak untuk mendatangi konsumen yang mengalami masalah baterai.

Menariknya, kendaraan layanan tersebut menggunakan tenaga listrik sepenuhnya. CATL mengklaim kendaraan servis memiliki kemampuan menempuh perjalanan hingga 800 kilometer.

Armada bergerak itu dapat menjalankan sekitar 30 jenis pemeriksaan dan 50 jenis pekerjaan perbaikan. Menurut Ning Service, kendaraan tersebut mampu menangani hingga 90 persen kasus yang tidak membutuhkan perbaikan berat.

Kehadiran layanan bergerak juga berpotensi mempercepat proses penanganan. Waktu servis yang sebelumnya dapat mencapai 72 jam diklaim bisa di pangkas menjadi sekitar 48 jam.

Namun, beberapa kerusakan tetap membutuhkan fasilitas khusus. Misalnya, penggantian sel, pembongkaran hingga tingkat sel, serta rekondisi battery pack. Untuk pekerjaan kompleks tersebut, kendaraan kemungkinan masih perlu di bawa ke pusat layanan.

Layanan Purnajual Jadi Bagian Penting Ekosistem Mobil Listrik

Ekspansi Ning Service menunjukkan bahwa perkembangan industri kendaraan listrik mulai memasuki tahap yang lebih luas. Persaingan tidak lagi hanya berpusat pada kapasitas baterai, jarak tempuh, atau kemampuan pengisian daya cepat.

Seiring bertambahnya jumlah dan usia kendaraan listrik, konsumen juga membutuhkan akses terhadap layanan perbaikan yang mudah. Biaya, kecepatan pengerjaan, serta kemampuan memperbaiki komponen tertentu akan semakin menentukan pengalaman kepemilikan.

Karena itu, kemampuan memperbaiki sel bermasalah tanpa mengganti seluruh battery pack dapat memberikan keuntungan bagi konsumen. Pendekatan tersebut berpotensi mengurangi biaya perawatan sekaligus memperpanjang masa penggunaan komponen baterai.

Langkah CATL memperluas Ning Service juga memperlihatkan perubahan arah persaingan industri baterai. Produsen tidak cukup hanya menghadirkan baterai berkapasitas besar dan teknologi pengisian cepat. Mereka juga perlu membangun ekosistem layanan yang mampu mendukung kendaraan dalam jangka panjang.

Pada akhirnya, jaringan bengkel yang luas, proses diagnosis yang cepat, otomatisasi perbaikan, dan layanan bergerak dapat menjadi faktor penting. Semua aspek tersebut berpotensi membantu menekan biaya kepemilikan kendaraan listrik sekaligus meningkatkan kenyamanan konsumen.