Rute Shenzhen-Jakarta akan kembali mendapat tambahan layanan penerbangan langsung setelah Shenzhen Airlines merencanakan pembukaan penerbangan pergi-pulang (PP) mulai 19 Oktober 2026. Kehadiran rute tersebut sekaligus menandai kembalinya maskapai asal China itu ke Jakarta setelah sekitar tujuh tahun tidak melayani penerbangan langsung menuju ibu kota Indonesia.
Shenzhen Airlines terakhir kali mengoperasikan penerbangan menuju Jakarta pada Mei 2019. Setelah absen selama beberapa tahun, maskapai yang berada dalam jaringan Air China tersebut kini bersiap menghubungkan Shenzhen dan Jakarta melalui penerbangan reguler setiap hari.
Pembukaan rute ini dapat menambah pilihan transportasi udara bagi masyarakat yang melakukan perjalanan antara Indonesia dan China. Selain mendukung kebutuhan wisata, penerbangan langsung juga dapat mempermudah perjalanan bisnis antara dua pusat ekonomi tersebut.
Shenzhen Airlines Siapkan Penerbangan Setiap Hari
Berdasarkan informasi Aero Routes pada Sabtu, 8 Agustus 2026, Shenzhen Airlines merencanakan penerbangan rute Shenzhen-Jakarta dan arah sebaliknya setiap hari. Maskapai tersebut akan menggunakan pesawat Boeing 737-800 untuk melayani perjalanan ini.
Penerbangan akan menghubungkan Bandara Internasional Shenzhen Bao’an (SZX) dengan Bandara Internasional Soekarno-Hatta (CGK) di Tangerang, Banten.
Jadwal harian memberikan fleksibilitas lebih besar kepada penumpang dalam menentukan waktu keberangkatan. Frekuensi tersebut juga membuat konektivitas antara Jakarta dan Shenzhen semakin kuat dibandingkan layanan yang hanya beroperasi beberapa kali dalam satu pekan.
Meski sudah muncul informasi mengenai tanggal pembukaan dan frekuensi penerbangan, Shenzhen Airlines belum mengumumkan rincian lengkap mengenai jadwal keberangkatan maupun kedatangan. Informasi harga tiket untuk penerbangan tersebut juga belum tersedia.
Calon penumpang masih perlu menunggu pengumuman berikutnya untuk mengetahui jadwal resmi dan tarif tiket yang akan berlaku.

Ilustrasi Shenzhen, China. Pertama kalinya, Shenzhen Airlines buka rute Shenzhen-Jakarta PP mulai Oktober 2026.
Shenzhen dan Jakarta Terhubung Langsung
Pembukaan penerbangan tersebut akan memperluas konektivitas udara antara Indonesia dan China. Shenzhen merupakan salah satu kota penting di Provinsi Guangdong dan terkenal sebagai pusat industri serta teknologi.
Sementara itu, Jakarta menjadi salah satu pintu masuk utama bagi wisatawan maupun pelaku bisnis yang datang ke Indonesia. Bandara Soekarno-Hatta juga berperan besar dalam melayani penerbangan internasional dari dan menuju berbagai negara.
Karena itu, penerbangan langsung Shenzhen-Jakarta dapat memberikan pilihan perjalanan yang lebih praktis. Penumpang tidak perlu melakukan transit di kota lain ketika bepergian antara kedua destinasi tersebut.
Kembalinya Shenzhen Airlines juga menunjukkan semakin beragamnya pilihan maskapai yang menghubungkan pasar penerbangan Indonesia dan China sepanjang 2026.
Spring Airlines Lebih Dulu Tambah Penerbangan Indonesia-China
Sebelum rencana Shenzhen Airlines muncul, Spring Airlines telah memperluas penerbangan langsung antara Indonesia dan China sejak 16 Juni 2026. Maskapai berbiaya rendah tersebut membuka penerbangan yang menghubungkan Jakarta dengan Guangzhou serta Shenzhen.
Untuk rute Guangzhou-Jakarta PP, Spring Airlines menjadwalkan penerbangan tiga kali setiap pekan. Maskapai melayani perjalanan tersebut setiap Selasa, Jumat, dan Minggu menggunakan Airbus A320.
Penerbangan itu menghubungkan Bandara Internasional Guangzhou Baiyun (CAN) di Guangzhou, Guangdong, dengan Bandara Internasional Soekarno-Hatta (CGK).
Spring Airlines juga melayani rute Shenzhen-Jakarta PP sebanyak dua kali dalam satu pekan. Maskapai menjadwalkan penerbangan setiap Rabu dan Sabtu dengan menghubungkan Bandara Shenzhen Bao’an dan Bandara Soekarno-Hatta.
Dengan demikian, kehadiran Shenzhen Airlines akan menambah frekuensi dan pilihan maskapai bagi penumpang yang ingin melakukan perjalanan langsung antara Shenzhen dan Jakarta.
Pilihan Penerbangan Indonesia-China Semakin Beragam
Bertambahnya layanan langsung menunjukkan perkembangan konektivitas penerbangan antara Indonesia dan China. Masyarakat kini memiliki lebih banyak pilihan jadwal, maskapai, dan rute ketika merencanakan perjalanan ke sejumlah kota di China.
Jika Shenzhen Airlines menjalankan penerbangan setiap hari sesuai rencana, maskapai tersebut akan menawarkan frekuensi yang lebih tinggi untuk rute Shenzhen-Jakarta dibandingkan layanan Spring Airlines yang beroperasi dua kali dalam seminggu.
Persaingan dan bertambahnya kapasitas penerbangan juga berpotensi memberikan lebih banyak alternatif bagi wisatawan serta pelaku perjalanan bisnis. Namun, calon penumpang tetap perlu menunggu informasi resmi mengenai jadwal penerbangan dan harga tiket Shenzhen Airlines.
Rencana penerbangan mulai 19 Oktober 2026 menjadi langkah penting bagi Shenzhen Airlines untuk kembali memasuki pasar penerbangan Jakarta. Setelah tujuh tahun tidak melayani rute tersebut, maskapai asal China itu kini bersiap memperkuat kembali konektivitas langsung antara Shenzhen dan Indonesia.