Michael Owen – menyarankan Liverpool merekrut Jarrod Bowen sebagai kandidat pengisi sektor sayap yang sebelumnya menjadi andalan Mohamed Salah. Mantan penyerang The Reds itu menilai Bowen bisa menjadi pilihan lebih masuk akal di bandingkan mengejar Bradley Barcola yang memiliki harga sangat tinggi.
Liverpool kabarnya mulai mencari tenaga baru untuk memperkuat lini serang. Posisi penyerang sayap menjadi salah satu sektor yang membutuhkan perhatian setelah kepergian Salah meninggalkan ruang besar dalam komposisi tim.
Salah satu nama yang masuk radar adalah Bradley Barcola. Penyerang sayap muda tersebut menarik perhatian berkat kemampuan menyerang dan potensinya untuk berkembang menjadi pemain papan atas.
Namun, Liverpool menghadapi tantangan besar jika benar-benar ingin mendatangkan Barcola. PSG di kabarkan memasang harga sekitar 145 juta pound sterling atau setara Rp3,4 triliun untuk pemain tersebut.
Nominal sebesar itu membuat Liverpool harus mempertimbangkan banyak hal sebelum mengambil keputusan. Apalagi, klub masih bisa mencari alternatif dengan pengalaman tinggi dan harga yang jauh lebih terjangkau.
Michael Owen Jagokan Jarrod Bowen
Michael Owen mempunyai pandangan berbeda mengenai pemain yang seharusnya menjadi target Liverpool. Ia menyarankan mantan klubnya mempertimbangkan Jarrod Bowen sebagai solusi untuk memperkuat sektor sayap.
Menurut Owen, Liverpool tidak harus mengeluarkan biaya sangat besar untuk mendapatkan pemain berkualitas. Bowen sudah memiliki pengalaman panjang di kompetisi Inggris sehingga bisa menjadi pilihan yang lebih praktis.
Owen bahkan menilai Bowen layak menjadi kandidat pengisi posisi yang sebelumnya di tempati Salah. Kemampuan sang pemain dalam mencetak gol dan menciptakan peluang menjadi salah satu alasan di balik pandangannya.
“Jika saya adalah petinggi Liverpool, maka saya akan membeli Bowen untuk isi posisi Mo Salah,” kata Owen.
Owen tetap mengakui kualitas yang di miliki Barcola. Namun, ia menilai harga pemain tersebut terlalu mahal jika Liverpool memiliki pilihan lain dengan biaya lebih rendah.
“Barcola adalah pemain top, tapi harganya kemahalan,” lanjutnya.
Pengalaman Jarrod Bowen Jadi Nilai Tambah
Salah satu keunggulan Jarrod Bowen terletak pada pengalamannya bermain di Premier League. Pemain berusia 29 tahun tersebut telah mencatatkan 238 penampilan di kompetisi kasta tertinggi Inggris.
Selama periode tersebut, Bowen mampu menghasilkan 65 gol dan 49 assist. Catatan itu menunjukkan bahwa dirinya tidak hanya mampu menyelesaikan peluang, tetapi juga berkontribusi dalam menciptakan gol bagi rekan setim.
Pengalaman panjang di sepak bola Inggris juga dapat mengurangi risiko dalam proses adaptasi. Bowen sudah memahami karakter pertandingan Premier League yang mengandalkan kecepatan, kekuatan fisik, dan intensitas tinggi.
Liverpool tentu membutuhkan pemain yang bisa memberikan dampak dengan cepat. Karena itu, pengalaman Bowen dapat menjadi pertimbangan penting jika manajemen ingin mendapatkan penyerang sayap yang siap bermain.
Selain itu, Bowen masih memiliki kontrak hingga musim panas 2030. Ia tetap bertahan bersama timnya meskipun klub tersebut mengalami degradasi dari Premier League.

Liga Premier – Tottenham Hotspur vs West Ham United – Stadion Tottenham Hotspur, London, Inggris – 7 Desember 2023. Pemain West Ham United, Jarrod Bowen, merayakan kemenangan setelah pertandingan.
Harga Bowen Jauh Lebih Terjangkau
Perbedaan harga menjadi faktor lain yang membuat Bowen terlihat menarik di bandingkan Barcola. Nilai pasar Bowen disebut berada di kisaran 25 juta pound sterling.
Angka tersebut jauh lebih rendah daripada banderol 145 juta pound sterling yang kabarnya di pasang untuk Barcola. Selisih biaya yang sangat besar tentu dapat memengaruhi strategi transfer Liverpool.
Dengan mengambil opsi yang lebih terjangkau, Liverpool mempunyai kesempatan menggunakan anggaran tersisa untuk memperkuat posisi lain. Strategi seperti ini dapat membantu klub menjaga keseimbangan skuad sekaligus menghindari pengeluaran berlebihan untuk satu pemain.
Meski demikian, usia kedua pemain menjadi faktor yang perlu di perhitungkan. Barcola menawarkan potensi jangka panjang karena usianya lebih muda. Sementara itu, Bowen menawarkan pengalaman dan kesiapan untuk langsung menghadapi persaingan Premier League.
Liverpool Harus Menentukan Pilihan
Liverpool pada akhirnya perlu menentukan profil pemain yang paling sesuai dengan kebutuhan tim. Jika klub mengutamakan pemain muda dengan potensi besar untuk berkembang dalam jangka panjang, Barcola bisa menjadi opsi menarik.
Sebaliknya, Bowen menawarkan pendekatan berbeda. Pengalamannya di Premier League, produktivitasnya, serta harga yang lebih terjangkau membuat pemain berusia 29 tahun tersebut mempunyai sejumlah keuntungan.
Menggantikan peran Salah juga bukan pekerjaan sederhana. Liverpool membutuhkan pemain yang bukan hanya mampu mencetak gol, tetapi juga konsisten memberikan kontribusi dalam membangun serangan.
Saran Michael Owen kini memberikan alternatif menarik bagi Liverpool dalam menentukan langkah di bursa transfer. Barcola memang menawarkan usia muda dan potensi besar. Namun, Bowen memiliki pengalaman serta rekam jejak yang sudah terbukti di sepak bola Inggris.
Keputusan akhir tetap berada di tangan manajemen Liverpool. Apakah mereka memilih mengeluarkan dana besar untuk Barcola atau mempertimbangkan Bowen seperti saran Owen akan menjadi salah satu hal menarik untuk di nantikan dalam pergerakan transfer berikutnya.