Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Hoki Indoor 2026 – resmi berakhir setelah menghadirkan persaingan antartim dari berbagai daerah. Jawa Barat berhasil menjadi juara pada kategori putra Tier 1, sedangkan Jawa Timur keluar sebagai kampiun kategori putri Tier 1.

Pertandingan penentuan berlangsung di GOR Nambo Jaya Sport Centre, Kota Tangerang, Minggu, 30 Agustus 2026. Sejumlah pertandingan berjalan ketat, bahkan dua laga final Tier 1 harus di tentukan melalui adu penalti.

Pada final putra Tier 1, Jawa Barat berhadapan dengan Banten yang tampil sebagai tuan rumah. Kedua tim bermain imbang 2-2 hingga pertandingan harus di lanjutkan ke babak adu penalti. Jawa Barat akhirnya mampu mengamankan kemenangan dengan skor penalti 3-2 sekaligus memastikan gelar juara.

Sementara itu, persaingan berbeda terjadi pada final putri Tier 1. Jawa Barat yang berpeluang menambah gelar harus mengakui keunggulan Jawa Timur. Setelah bermain sama kuat 2-2, Jawa Timur tampil lebih baik dalam adu penalti dan menang 2-0.

Kejurnas Menunjukkan Perkembangan Kualitas Atlet Hoki

Gubernur Banten sekaligus Ketua Dewan Pembina Federasi Hockey Indonesia (FHI), Andra Soni, menilai kemampuan teknis para pemain menunjukkan perkembangan positif selama kejuaraan berlangsung. Pencapaian tersebut di nilai semakin menarik karena sejumlah pemain nasional tidak mengikuti kompetisi.

Para pemain tersebut tengah menjalani pemusatan latihan di Malaysia sebagai bagian dari persiapan menghadapi Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Meski tanpa kehadiran sejumlah pemain tim nasional, persaingan antardaerah tetap berlangsung kompetitif.

Menurut Andra Soni, pembinaan yang dilakukan secara konsisten dan berjenjang menjadi salah satu faktor penting untuk meningkatkan kualitas hoki Indonesia. Sistem pembinaan yang berkelanjutan juga di harapkan mampu memperluas ketertarikan masyarakat terhadap cabang olahraga Olimpiade tersebut.

Kejurnas Hoki Indoor 2026 sekaligus menjadi sarana untuk melihat perkembangan atlet dari berbagai daerah. Kompetisi nasional dapat memberikan pengalaman pertandingan sekaligus membantu atlet meningkatkan kemampuan sebelum menghadapi turnamen dengan level lebih tinggi.

Prestasi SEA Games Jadi Modal Pengembangan Hoki Indonesia

Perjalanan hoki Indonesia dalam beberapa tahun terakhir turut menjadi perhatian. Andra Soni mengingatkan bahwa Indonesia sebelumnya harus berjuang untuk mendapatkan medali. Namun, perkembangan performa membuat tim Indonesia mampu mencatat prestasi secara beruntun pada SEA Games Kamboja 2023 dan SEA Games Thailand 2025.

Perkembangan tersebut mendapat apresiasi dari Ketua Umum PP FHI Mayjen TNI (Purn) Budi Sulistijono. Peningkatan kualitas yang terlihat melalui kejurnas dinilai dapat menjadi modal penting bagi Indonesia dalam mempersiapkan diri menuju SEA Games Malaysia 2027.

Target mempertahankan medali emas menjadi salah satu tantangan yang harus dipersiapkan melalui pembinaan dan kompetisi berkualitas. Karena itu, kehadiran kejuaraan nasional memiliki peran penting dalam menjaga tingkat persaingan atlet.

Sekretaris Jenderal PP FHI Yasser Arafat Suaidy juga melihat persaingan hoki antardaerah semakin kompetitif. Jawa Barat sebelumnya menjadi salah satu kekuatan dominan pada PON Aceh-Sumut 2024. Namun, munculnya Jawa Timur sebagai juara putri Tier 1 memperlihatkan bahwa peta kekuatan mulai berkembang.

Jawa Barat dan Jawa Timur juara Kejurnas Hoki Indoor 2026

Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Hockey Indoor 2026 resmi ditutup di GOR Nambo Jaya Sport Centre, Kota Tangerang, Minggu (30/8/2026) malam. Tim putra Jawa Barat dan tim putri Jawa Timur tampil impresif dengan mendulang gelar juara pada kategori Tier 1 setelah melalui laga final yang berlangsung sengit.

Regulasi U-19 Dorong Regenerasi Atlet

Kejurnas Hoki Indoor 2026 menggunakan pembagian dua kelompok pertandingan. Bidang Event PP FHI, Teddy Michele Matahelemual, menjelaskan Tier 1 di peruntukkan bagi tim yang menjadi peserta PON 2024. Adapun Tier 2 di ikuti tim non-PON.

Regulasi kompetisi tetap mengacu pada format yang di terapkan dalam PON. Salah satu ketentuannya adalah setiap tim di wajibkan membawa sedikitnya tiga pemain berusia di bawah 19 tahun.

Kebijakan tersebut memiliki peran penting dalam proses regenerasi atlet. Pemain muda mendapatkan kesempatan untuk merasakan atmosfer kompetisi nasional sekaligus belajar menghadapi tekanan pertandingan.

Selain mengejar prestasi, kejurnas juga menjadi kesempatan bagi daerah untuk mengukur efektivitas program pembinaan masing-masing. Pertemuan antartim dari berbagai wilayah memungkinkan kualitas permainan terus berkembang melalui kompetisi yang sehat dan sportif.

Andra Soni turut memberikan apresiasi kepada PP FHI dan FHI Banten atas pelaksanaan Kejurnas Hoki Indoor 2026. Menurutnya, kompetisi berlangsung dengan semangat tinggi dan tetap menjunjung sportivitas. Ia berharap kejuaraan nasional dapat terus menjadi sarana evaluasi pembinaan sekaligus mempererat hubungan antarpelaku hoki dari berbagai daerah.

Banten Persiapkan Infrastruktur Hoki Menuju PON 2032

Pengembangan hoki nasional tidak hanya dilakukan melalui kompetisi dan pembinaan atlet. Peningkatan fasilitas pertandingan juga menjadi bagian dari upaya memperkuat ekosistem olahraga tersebut.

Pemerintah Kota Tangerang di rencanakan membangun venue khusus hoki indoor. Sementara itu, lapangan hoki outdoor dengan standar internasional juga di rencanakan hadir di kawasan Sport Center Banten.

Pembangunan fasilitas tersebut berkaitan dengan persiapan menuju PON 2032. Banten telah di tunjuk menjadi tuan rumah bersama Lampung. Kehadiran infrastruktur baru di harapkan dapat mendukung penyelenggaraan kompetisi sekaligus menyediakan fasilitas latihan yang lebih memadai bagi atlet.

Sebagai Ketua Dewan Pembina FHI, Andra Soni menyatakan komitmennya untuk terus mendukung perkembangan dan pembinaan hoki Indonesia. Dukungan fasilitas, kompetisi rutin, serta regenerasi atlet di harapkan dapat berjalan beriringan untuk meningkatkan prestasi nasional maupun internasional.

Hasil Lengkap Kejurnas Hoki Indoor 2026

Pada kategori putra Tier 1, Jawa Barat menempati posisi pertama setelah mengalahkan Banten melalui adu penalti 3-2 seusai pertandingan berakhir 2-2. Banten menjadi runner-up, sedangkan Jawa Timur mengamankan peringkat ketiga setelah menundukkan Jawa Tengah 5-2.

Di kategori putri Tier 1, Jawa Timur menjadi juara setelah mengatasi Jawa Barat melalui adu penalti 2-0 setelah skor pertandingan 2-2. Jawa Barat menempati posisi kedua, sementara Nusa Tenggara Barat berada di peringkat ketiga berkat kemenangan 2-0 atas Jawa Tengah.

Pada putra Tier 2, DKI Jakarta meraih gelar juara setelah mengalahkan Kalimantan Timur dengan skor 3-2. Kalimantan Barat merebut posisi ketiga setelah bermain 2-2 dengan Nusa Tenggara Barat sebelum memenangkan adu penalti 4-3.

Sementara pada putri Tier 2, DKI Jakarta kembali menjadi kampiun. Mereka mengalahkan Banten melalui adu penalti 2-0 setelah pertandingan berakhir imbang 2-2. Kalimantan Timur kemudian melengkapi tiga besar setelah mengalahkan DI Yogyakarta dengan skor tipis 1-0.

Berakhirnya Kejurnas Hoki Indoor 2026 memperlihatkan semakin terbukanya persaingan antardaerah. Selain menjadi panggung perebutan prestasi, turnamen ini memiliki fungsi penting dalam mengukur pembinaan pemain muda serta mempersiapkan kekuatan hoki Indonesia menghadapi agenda olahraga internasional berikutnya.