Real Madrid – Awal tahun 2026 menjadi periode yang tidak ideal bagi Real Madrid. Klub raksasa Spanyol tersebut harus memulai rangkaian pertandingan penting tanpa kehadiran salah satu pemain kuncinya, Kylian Mbappe. Penyerang asal Prancis itu di pastikan menepi akibat masalah cedera lutut yang kembali kambuh, sehingga membuatnya absen pada laga lanjutan kompetisi domestik.

Kondisi ini menjadi perhatian besar mengingat Madrid sedang berada dalam fase krusial musim kompetisi. Selain menghadapi jadwal padat di liga, tim asuhan Carlo Ancelotti juga bersiap menjalani turnamen bergengsi di luar negeri. Absennya Mbappe tentu memengaruhi strategi dan keseimbangan permainan Los Blancos.

Mbappe Di Pastikan Absen di LaLiga, Pemulihan Masih Berlangsung

Mbappe di pastikan tidak masuk dalam daftar pemain yang akan tampil saat Real Madrid menjamu Real Betis pada pertandingan LaLiga. Laga yang di gelar di Santiago Bernabeu tersebut menjadi pembuka perjalanan Madrid di tahun 2026, namun harus dilalui tanpa ujung tombak andalan mereka.

Berdasarkan laporan media, kondisi Mbappe masih belum memungkinkan untuk kembali merumput. Ia di ketahui tidak mengikuti sesi latihan tertutup bersama tim, meskipun sebelumnya sempat hadir dalam latihan terbuka. Cedera yang dialami merupakan gangguan pada lutut kiri, yang sudah di rasakan sang pemain dalam beberapa pekan terakhir.

Pihak klub juga telah mengonfirmasi situasi tersebut melalui pernyataan resmi. Tim medis Real Madrid menyatakan bahwa Mbappe masih dalam tahap pemantauan intensif dan belum dapat di tentukan kapan sang pemain bisa kembali bermain secara kompetitif.

Real Madrid

MEDICAL REPORT.03/01/2026

Ancaman Absensi di Supercopa Spanyol

Masalah cedera Mbappe tidak hanya berdampak pada kompetisi domestik, tetapi juga mengancam keikutsertaannya di ajang Supercopa Spanyol. Turnamen ini akan di gelar di Jeddah, Arab Saudi, dan menjadi agenda penting Real Madrid di awal tahun.

Pada babak semifinal yang di jadwalkan berlangsung 8 Januari, Madrid akan menghadapi rival sekota mereka, Atletico Madrid. Laga tersebut di prediksi berlangsung sengit, mengingat rivalitas panjang kedua tim. Jika berhasil melaju ke final, Real Madrid berpotensi berhadapan dengan Barcelona atau Athletic Club pada 11 Januari.

Hingga kini, peluang Mbappe untuk tampil di turnamen tersebut masih di ragukan. Tim pelatih memilih untuk tidak mengambil risiko, mengingat pentingnya menjaga kondisi pemain dalam jangka panjang.

Peran Vital Mbappe dalam Performa Real Madrid Musim Ini

Absennya Mbappe menjadi kerugian besar bagi Real Madrid jika melihat kontribusinya sepanjang musim. Pemain berusia 27 tahun itu tampil konsisten dan selalu menjadi pilihan utama di lini depan. Ia tercatat selalu menjadi starter dalam 18 pertandingan LaLiga dan memimpin daftar pencetak gol dengan koleksi 18 gol.

Produktivitas Mbappe menjadi faktor utama yang menjaga Madrid tetap kompetitif di papan atas klasemen. Meski sempat absen pada laga Liga Champions melawan Manchester City pada Desember lalu, perannya di kompetisi domestik tetap tidak tergantikan.

Dengan jadwal yang semakin padat dan tantangan yang menanti, Real Madrid kini harus mencari solusi alternatif. Rotasi pemain dan perubahan taktik menjadi opsi realistis sembari menunggu pemulihan Mbappe. Keputusan untuk tidak memaksakan sang bintang kembali bermain diharapkan dapat menghindarkan risiko cedera yang lebih serius di masa mendatang.