Turnamen China Open 2026 – telah memasuki babak semifinal yang berlangsung pada Sabtu (25/7/2026). Ajang bulu tangkis bergengsi tersebut digelar di Olympic Sports Center Gymnasium, Changzhou, dengan sejumlah pebulutangkis terbaik dunia bersaing memperebutkan tiket menuju partai final.

Satu-satunya wakil Indonesia yang masih bertahan di turnamen ini adalah pasangan ganda putra Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri. Mereka menghadapi tantangan berat dari wakil tuan rumah Liang Wei Keng/Wang Chang dalam pertandingan yang berlangsung sengit sejak gim pertama.

Fajar/Fikri Hadapi Perlawanan Ketat Liang/Wang

Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri datang dengan modal positif sebelum menghadapi Liang Wei Keng/Wang Chang. Pasangan Indonesia tersebut memiliki catatan pertemuan yang lebih baik dengan unggul rekor head to head 4-1 atas pasangan China tersebut.

Meski begitu, pertandingan semifinal China Open 2026 tidak berjalan mudah. Liang/Wang yang tampil di hadapan publik sendiri memberikan tekanan besar sejak awal pertandingan. Kedua pasangan langsung bermain agresif dengan tempo cepat dan saling mengejar angka.

Pada gim pertama, persaingan berlangsung ketat sejak poin awal. Skor sempat imbang 3-3 dan terus berjalan seimbang hingga kedudukan 8-8. Fajar/Fikri kemudian mampu menjaga keunggulan tipis dengan menutup interval pertama melalui skor 11-10.

Setelah jeda, Liang/Wang mulai memberikan tekanan dan berhasil membalikkan keadaan menjadi 15-13. Namun, Fajar/Fikri tidak kehilangan fokus. Pasangan Indonesia terus memberikan perlawanan hingga kembali menyamakan kedudukan.

Dalam situasi akhir gim yang menegangkan, Fajar/Fikri tampil lebih tenang dan berhasil mengamankan gim pertama dengan kemenangan tipis 21-19.

Liang/Wang Paksa Pertandingan Berlanjut ke Rubber Game

Memasuki gim kedua, pertandingan kembali berlangsung dengan intensitas tinggi. Kedua pasangan masih menunjukkan permainan cepat dan saling menyerang sejak awal. Skor kembali ketat dengan kedudukan awal 3-3.

Namun, Liang Wei Keng/Wang Chang mulai menemukan pola permainan yang lebih efektif. Mereka mampu mengambil alih kendali pertandingan dan membuat Fajar/Fikri tertinggal 8-11 saat memasuki interval.

Selepas interval, pasangan China semakin percaya diri. Liang/Wang terus mempertahankan keunggulan dan memperlebar jarak menjadi 16-10. Fajar/Fikri berusaha mengejar ketertinggalan melalui variasi serangan dan permainan bertahan yang lebih rapat.

Akan tetapi, upaya tersebut belum cukup untuk membalikkan keadaan. Liang/Wang berhasil memenangkan gim kedua dengan skor 21-14 sehingga pertandingan harus ditentukan melalui gim ketiga atau rubber game.

Fajar Alfian dan Muhammad Shohibul Fikri saat bertanding di semifinal China Open 2026.

Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri melangkah ke perempatfinal China Open 2026. Pasangan juara bertahan itu merasa masih harus meningkatkan fokus menghadapi babak delapan besar meski meraih kemenangan meyakinkan.

Fajar/Fikri Menang Dramatis di Gim Penentuan

Pada gim ketiga, Fajar/Fikri langsung tampil lebih agresif. Mereka berhasil menciptakan momentum positif dengan unggul 6-2 atas Liang/Wang. Permainan menyerang pasangan Indonesia membuat lawan kesulitan mengembangkan permainan.

Keunggulan tersebut berhasil dipertahankan hingga interval dengan skor 11-8. Setelah itu, Fajar/Fikri tetap menjaga konsentrasi dan mampu memperlebar jarak menjadi 15-10.

Namun, Liang/Wang tidak menyerah begitu saja. Dukungan penonton tuan rumah membuat pasangan China meningkatkan tekanan. Mereka berhasil mengejar hingga hanya tertinggal satu angka dengan skor 16-15.

Pertandingan semakin menegangkan ketika kedua pasangan kembali terlibat duel ketat. Skor kembali imbang 17-17 dan 18-18 menjelang akhir laga. Dalam kondisi penuh tekanan, Fajar/Fikri mampu menunjukkan ketenangan dan menyelesaikan pertandingan dengan kemenangan 21-19.

Kesimpulan

Kemenangan atas Liang Wei Keng/Wang Chang memastikan langkah Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri berlanjut di China Open 2026. Perjuangan melalui pertandingan tiga gim menunjukkan mental kuat pasangan Indonesia dalam menghadapi tekanan besar dari wakil tuan rumah.

Hasil ini juga menjaga harapan Indonesia untuk meraih gelar di turnamen tersebut. Fajar/Fikri kini menjadi tumpuan terakhir Indonesia dan akan berusaha memberikan penampilan terbaik pada babak selanjutnya.