Diva Renatta Jayadi – Atlet lompat galah putri Indonesia, Diva Renatta Jayadi, kembali menunjukkan performa luar biasa di kancah internasional. Dalam ajang Nantou International Pole Vault Invitational Meet 2026, ia berhasil meraih medali emas setelah mencatatkan lompatan setinggi 4,20 meter. Kejuaraan ini berlangsung di Nantou pada 22 Maret 2026 dan di ikuti oleh atlet-atlet terbaik dari berbagai negara.
Dominasi di Kompetisi Internasional
Dalam kompetisi tersebut, Diva tampil konsisten sejak awal hingga akhir pertandingan. Dengan teknik yang matang dan kesiapan fisik yang optimal, ia berhasil mengungguli para pesaingnya. Posisi kedua di tempati oleh atlet asal Amerika Serikat, Natalie Lark, yang mencatatkan lompatan 4,10 meter dan meraih medali perak.
Sementara itu, medali perunggu di raih oleh atlet India, Nitika Aakre, dengan capaian lompatan 3,95 meter. Persaingan yang ketat menunjukkan bahwa ajang ini menjadi salah satu kompetisi bergengsi yang mempertemukan atlet-atlet terbaik dunia.
Konsistensi Prestasi di Level Asia Tenggara
Keberhasilan ini semakin memperkuat rekam jejak prestasi Diva di tingkat internasional. Sebelumnya, ia juga mencatatkan pencapaian gemilang pada ajang SEA Games 2025 yang berlangsung pada Desember 2025. Dalam kompetisi tersebut, Diva berhasil mencatatkan lompatan setinggi 4,35 meter.
Capaian tersebut tidak hanya mengantarkannya meraih medali emas, tetapi juga memecahkan rekor nasional sekaligus rekor pertandingan. Hal ini menunjukkan perkembangan signifikan dalam performa atlet, sekaligus menegaskan posisinya sebagai salah satu atlet lompat galah terbaik di kawasan Asia Tenggara.

Foto: Tangkapan layar Instagram pelatih Diva.
Agenda Berikutnya di Taiwan
Setelah keberhasilan di Nantou, Diva di jadwalkan kembali bertanding dalam kompetisi berikutnya, yaitu Taiwan International Indoor Pole Vault Meet yang akan di gelar pada 25 Maret 2026. Ajang ini menjadi kesempatan lanjutan bagi Diva untuk mempertahankan performa terbaiknya sekaligus meningkatkan catatan prestasi internasional.
Partisipasi Atlet Dunia dalam Kompetisi
Turnamen lompat galah di Nantou ini juga menjadi perhatian karena di ikuti oleh total 68 atlet dari 14 negara dan wilayah. Beberapa negara yang turut berpartisipasi antara lain Amerika Serikat, Inggris, Prancis, Jepang, dan Korea Selatan. Sehingga kehadiran para atlet dari berbagai negara tersebut menjadikan kompetisi ini sebagai ajang yang kompetitif dan berkualitas tinggi.
Kesimpulan
Prestasi yang di raih oleh Diva Renatta Jayadi dalam ajang internasional ini menunjukkan bahwa atlet Indonesia mampu bersaing di tingkat global. Konsistensi performa, disiplin latihan, serta pengalaman bertanding menjadi faktor utama yang mendukung keberhasilannya.
Dengan pencapaian ini, di harapkan Diva dapat terus meningkatkan kualitasnya dan mengharumkan nama Indonesia di berbagai ajang olahraga dunia. Keikutsertaannya dalam kompetisi selanjutnya juga menjadi momentum penting untuk memperkuat posisinya sebagai atlet elit di cabang lompat galah.