Ligier JS F422 – Mobil balap Ligier JS F422 menjadi sorotan utama dalam ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026 yang berlangsung di JIExpo Kemayoran, Jakarta. Kehadiran mobil formula ini menandai langkah penting dalam pengembangan dunia balap roda terbuka di Indonesia. Khususnya dengan di perkenalkannya kelas Formula 4 (F4) Indonesia yang akan menjadi bagian dari Mandalika Festival of Speed (MFoS) musim 2026.

Formula 4 Indonesia di rancang sebagai jenjang awal bagi pembalap muda nasional maupun regional untuk memasuki dunia balap formula profesional. Dengan standar internasional yang ketat, kelas ini di harapkan mampu menjadi fondasi pembinaan talenta balap Indonesia agar dapat bersaing di level yang lebih tinggi.

Formula 4 Indonesia dalam Mandalika Festival of Speed

Berdasarkan rencana penyelenggara, F4 Indonesia akan di pertandingkan pada seri ketiga dan keempat Mandalika Festival of Speed 2026. Pelaksanaannya di jadwalkan berlangsung sekitar bulan Agustus dan Oktober. Sementara dua seri awal MFoS akan di fokuskan pada kategori time attack. Skema ini di susun untuk memberikan variasi kompetisi sekaligus memperkaya kalender balap nasional.

Masuknya Formula 4 ke dalam MFoS menjadi sinyal kuat bahwa Mandalika tidak hanya diposisikan sebagai sirkuit internasional. Tetapi juga sebagai pusat pengembangan motorsport Asia Tenggara. Keberadaan kelas F4 membuka peluang pembinaan pembalap sejak usia muda dengan regulasi dan spesifikasi kendaraan yang setara dengan standar global.

Spesifikasi Teknis Ligier JS F422 Generasi Kedua

Mobil yang di pamerkan di IIMS 2026 merupakan Ligier JS F422 generasi kedua (Gen2) yang telah memperoleh homologasi resmi dari FIA. Homologasi ini memastikan bahwa kendaraan memenuhi seluruh regulasi keselamatan dan teknis yang di tetapkan untuk kompetisi Formula 4.

Ligier JS F422 di rancang untuk menciptakan keseimbangan optimal antara performa dan keselamatan. Sasis yang di gunakan adalah monokok komposit karbon sesuai regulasi FIA F4 2022. Material serat karbon di pilih karena memiliki rasio kekuatan terhadap bobot yang sangat tinggi, sekaligus mampu memberikan perlindungan maksimal bagi pebalap.

Ligier JS F422

Mobil balap Ligier JS F422 Formula 4 di IIMS 2026.

Desain Aerodinamika dan Dimensi Kendaraan

Seluruh bagian bodi Ligier JS F422 di buat dari serat karbon ringan yang telah melalui proses optimalisasi aerodinamika. Sayap depan dan belakang di rancang dapat di setel untuk menyesuaikan tingkat downforce sesuai karakteristik lintasan. Sehingga mobil dapat beradaptasi dengan berbagai kondisi balap.

Dari sisi dimensi, mobil ini memiliki panjang sekitar 4.879 mm, lebar 1.733 mm, dan jarak sumbu roda 2.856 mm. Bobot minimum kendaraan berada di kisaran 510 kilogram, angka yang di rancang untuk memberikan kombinasi ideal antara kelincahan, stabilitas, dan efisiensi performa di lintasan.

Performa Mesin dan Sistem Transmisi

Untuk sektor dapur pacu, Ligier JS F422 di bekali mesin 1.300 cc turbo yang mampu menghasilkan tenaga sekitar 180 tenaga kuda. Output tenaga tersebut di salurkan melalui transmisi sekuensial enam percepatan buatan Sadev yang di operasikan menggunakan sistem paddle shift di balik kemudi. Konfigurasi ini memungkinkan perpindahan gigi yang cepat dan presisi, mendukung karakter balap kompetitif Formula 4.

Sistem pengereman juga menjadi perhatian utama. Mobil ini menggunakan kaliper monoblok empat piston yang di padukan dengan rotor performa tinggi. Kombinasi tersebut di rancang untuk memberikan kemampuan deselerasi yang konsisten dan presisi, bahkan dalam kondisi balap yang ekstrem.

Aspek Keselamatan dan Sistem Suspensi

Keselamatan pebalap menjadi prioritas utama dalam desain Ligier JS F422. Mobil ini telah di lengkapi dengan perangkat Halo, struktur benturan di bagian depan dan belakang, serta panel samping anti-intrusi berbahan karbon atau Zylon yang terintegrasi langsung dengan monokok. Sistem ini di rancang untuk meminimalkan risiko cedera saat terjadi insiden di lintasan.

Pada sektor suspensi, Ligier JS F422 mengusung konfigurasi double wishbone dengan sistem pushrod. Ketinggian kendaraan dapat di sesuaikan untuk menyesuaikan karakter lintasan. Sementara peredam kejut dua arah di sematkan guna menjaga traksi dan stabilitas kendaraan selama balapan berlangsung.