Wings Air – Maskapai Wings Air resmi membuka rute penerbangan langsung yang menghubungkan Tanjung Redeb dengan Maratua di Kabupaten Berau, Kalimantan Timur. Rute ini mulai beroperasi pada 16 Januari 2026 dan menghubungkan Bandar Udara Kalimarau di Tanjung Redeb dengan Bandar Udara Maratua. Kehadiran penerbangan ini menjadi langkah strategis dalam meningkatkan konektivitas antarwilayah di kawasan kepulauan yang selama ini bergantung pada transportasi laut.
Pembukaan rute ini memiliki arti penting karena menghubungkan dua wilayah yang berada dalam satu kabupaten. Namun terpisah oleh laut. Kondisi geografis tersebut selama ini menjadi tantangan dalam mobilitas masyarakat, baik untuk kebutuhan ekonomi, pemerintahan, maupun sosial. Dengan adanya penerbangan langsung, waktu tempuh menjadi lebih singkat dan akses antarwilayah menjadi lebih terjamin.
Peran Strategis Penerbangan Intra-Kabupaten
Penerbangan Tanjung Redeb–Maratua merupakan bentuk penerbangan intra-kabupaten yang relatif jarang di temui di Indonesia. Rute ini di hadirkan untuk menjawab kebutuhan masyarakat Berau, khususnya warga Maratua dan wilayah sekitarnya. Agar dapat menjangkau pusat pemerintahan dan aktivitas utama dengan lebih mudah.
Menurut keterangan resmi manajemen Wings Air, kehadiran rute ini di harapkan mampu menciptakan sistem mobilitas yang lebih cepat, terjadwal, dan dapat di andalkan. Transportasi udara tidak lagi hanya berfungsi sebagai sarana perjalanan, tetapi juga menjadi instrumen penghubung antarwilayah yang mendukung pemerataan pembangunan, terutama di daerah kepulauan dan terpencil.

Danau Kakaban, Pulau Kakaban, Berau.
Jadwal dan Armada Penerbangan
Rute penerbangan Tanjung Redeb–Maratua di layani sebanyak tiga kali dalam seminggu, yaitu setiap hari Rabu, Jumat, dan Minggu. Dari Tanjung Redeb, pesawat di jadwalkan berangkat pada pukul 09.30 WITA dan tiba di Maratua pada pukul 10.15 WITA. Sementara itu, penerbangan kembali dari Maratua ke Tanjung Redeb di jadwalkan berangkat pukul 10.35 WITA dan tiba pukul 11.20 WITA.
Wings Air mengoperasikan pesawat jenis ATR 72 dengan kapasitas 72 kursi kelas ekonomi untuk rute ini. Pesawat tersebut di rancang khusus untuk melayani rute jarak pendek serta bandara dengan karakteristik wilayah kepulauan. Penggunaan armada ini di nilai tepat karena mampu menjangkau daerah dengan infrastruktur terbatas namun tetap mengedepankan aspek keselamatan dan kenyamanan penumpang.
Dampak terhadap Akses Layanan Publik dan Logistik
Selain mendukung mobilitas penumpang, pembukaan rute ini juga memberikan manfaat signifikan dalam hal akses layanan publik. Warga Maratua dan Derawan kini memiliki akses yang lebih cepat ke fasilitas kesehatan, pendidikan, serta pusat pemerintahan di Tanjung Redeb. Hal ini berpotensi meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan mempercepat penanganan kebutuhan mendesak, terutama di sektor kesehatan.
Dari sisi distribusi logistik, penerbangan ini turut mempermudah pengiriman kebutuhan pokok dan barang penting ke wilayah kepulauan. Ketergantungan terhadap transportasi laut yang sangat di pengaruhi kondisi cuaca dapat di kurangi, sehingga rantai pasok menjadi lebih stabil dan efisien.
Penguatan Sektor Pariwisata Berau
Sektor pariwisata menjadi salah satu bidang yang paling di untungkan dari pembukaan rute penerbangan ini. Kabupaten Berau semakin mengukuhkan posisinya sebagai pintu gerbang menuju destinasi unggulan Kalimantan Timur, khususnya Maratua dan Kepulauan Derawan yang di kenal dengan keindahan wisata bahari serta kekayaan ekosistem laut.
Kemudahan akses udara di harapkan mampu meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan domestik maupun mancanegara. Dengan waktu tempuh yang lebih singkat dan jadwal penerbangan yang teratur, wisatawan dapat merencanakan perjalanan dengan lebih efisien, sehingga daya tarik destinasi wisata di Berau semakin meningkat.
Integrasi Konektivitas dan Kemudahan Pemesanan
Wings Air juga menyediakan kemudahan bagi calon penumpang melalui layanan pemesanan tiket dan check-in secara daring. Melalui aplikasi BookCabin, penumpang dapat merencanakan perjalanan dari kota asal hingga Maratua dalam satu platform terpadu. Selain itu, jaringan konektivitas Wings Air dan Lion Group memungkinkan perjalanan lanjutan ke lebih dari 15 kota di Indonesia, termasuk wilayah Kalimantan, Jawa, Bali, Nusa Tenggara, dan Sulawesi.
Secara keseluruhan, pembukaan rute Tanjung Redeb–Maratua mencerminkan peran penting transportasi udara sebagai penghubung antarwilayah sekaligus pendorong pembangunan daerah. Rute ini tidak hanya menjawab kebutuhan mobilitas, tetapi juga membuka peluang baru bagi pertumbuhan ekonomi, pemerataan layanan, dan pengembangan pariwisata di Kabupaten Berau.