Turnamen – Mandiri Ciputra Golfpreneur Junior World Championship (MCGJWC) 2026 semakin menarik memasuki akhir putaran kedua yang berlangsung di Damai Indah Golf, Jakarta. Pegolf muda Indonesia, Jennifer Quinn Effendi, berhasil mempertahankan kepemimpinannya pada klasemen sementara kategori putri setelah menunjukkan permainan yang konsisten selama dua hari kompetisi.

Atlet berusia 13 tahun tersebut mencatatkan total skor 137 pukulan atau 7-under par setelah menyelesaikan putaran kedua dengan torehan 71 pukulan atau 1-under par. Hasil tersebut membuat Quinn tetap berada di posisi teratas meskipun performanya sedikit menurun dibandingkan putaran pembuka ketika ia mencatatkan skor impresif 66 pukulan atau 6-under par.

Keunggulan Quinn belum sepenuhnya aman karena dua pegolf asal Thailand terus memberikan tekanan dalam persaingan menuju gelar juara. Kanyarak Pongpithanon menempati posisi kedua dengan total 138 pukulan atau 6-under par. Sementara itu, Marisa Tojai berada tepat di belakangnya dengan selisih satu pukulan saja.

Ketatnya persaingan di papan atas membuat peluang meraih gelar juara masih terbuka lebar bagi beberapa pemain. Oleh karena itu, putaran final diprediksi akan berlangsung sengit dan penuh tekanan bagi para kontestan yang bersaing di posisi terdepan.

Menjelang pertandingan terakhir, Quinn menyatakan fokusnya akan tertuju pada peningkatan kualitas permainan, baik dalam aspek short game maupun long game. Selain itu, persiapan fisik juga menjadi perhatian utama agar mampu tampil maksimal pada hari penentuan.

Parin Sarasmut Tampil Dominan di Divisi Putra

Pada kategori putra, pegolf Thailand Parin Sarasmut menunjukkan performa luar biasa yang mengantarkannya ke puncak klasemen sementara. Permainan agresif dan minim kesalahan membuatnya membukukan skor 65 pukulan atau 7-under par pada putaran kedua.

Hasil tersebut mengangkat total skornya menjadi 133 pukulan atau 11-under par. Catatan ini sekaligus membuat Parin mengambil alih posisi pertama yang sebelumnya ditempati rekan senegaranya, Warut Boonrod.

Penampilan Parin semakin istimewa berkat keberhasilannya mencetak satu eagle dan lima birdie tanpa mengalami bogey sepanjang ronde. Konsistensi tersebut menjadi faktor utama yang membedakannya dari para pesaing.

Warut Boonrod yang sempat memimpin klasemen pada hari pertama harus turun ke posisi kedua dengan total 138 pukulan atau 6-under par setelah hanya bermain pada level par 72 di putaran kedua. Sementara itu, pegolf Korea Selatan Jaehyun Park berada di posisi ketiga dengan total 139 pukulan atau 5-under par.

Menurut Parin, peningkatan kualitas pukulan wedge, approach, serta putting menjadi kunci keberhasilannya meraih hasil terbaik pada hari kedua. Ia juga mengaku sangat puas dengan eagle yang di peroleh di hole ke-13 setelah berhasil memasukkan putt dari jarak sekitar 40 kaki.

Selain itu, kemampuan menyelesaikan ronde tanpa bogey menjadi pencapaian yang memberikan kepercayaan diri lebih menjelang babak final.

MCGJWC 2026

Pegolf muda Indonesia Jennifer Quinn Effendi tampil dalam turnamen golf Mandiri Ciputra Golfpreneur Junior World Championship (MCGJWC) 2026 di Damai Indah Golf, PIK Course, Jakarta, Selasa (11/6/2026).

Persaingan Gelar Masih Terbuka di Putaran Final

Meski telah unggul cukup jauh dari para pesaingnya, Parin memilih untuk tidak terlena dengan posisi yang dimilikinya saat ini. Juara MCGJWC 2023 tersebut menegaskan bahwa fokus utamanya adalah mempertahankan ritme permainan dan menjalankan strategi yang telah di persiapkan.

Parin juga menilai bahwa terlalu memikirkan skor dapat mengganggu konsentrasi selama pertandingan. Karena itu, ia bertekad untuk tetap bermain lepas dan memberikan performa terbaik pada putaran terakhir.

Persaingan menuju gelar juara di pastikan menjadi salah satu sorotan utama dalam turnamen junior bergengsi ini. Baik di sektor putra maupun putri, selisih skor yang relatif tipis membuat peluang perubahan posisi masih sangat mungkin terjadi hingga hole terakhir.

Hasil Cut-Off dan Kategori Development

Setelah berakhirnya putaran kedua, panitia menetapkan batas cut-off untuk menentukan peserta yang berhak tampil pada putaran final. Di kategori putra, sebanyak 35 pegolf berhasil lolos dengan batas maksimal skor 152 pukulan atau 8-over par.

Sementara itu, pada kategori putri, sebanyak 22 pemain berhasil mengamankan tiket ke babak final dengan batas skor 154 pukulan atau 10-over par. Para peserta yang belum berhasil lolos tetap di berikan kesempatan bertanding pada hari terakhir melalui babak consolation.

Di kategori development, dominasi pegolf Jepang masih berlanjut. Hosono Yamato mempertahankan posisi teratas kelompok putra dengan total skor 145 pukulan atau 1-over par. Rekan senegaranya, Shota Suda, berada di posisi kedua dengan 150 pukulan atau 6-over par, di ikuti Isaac Timso dari Hong Kong yang mencatatkan skor 151 pukulan atau 7-over par.

Pada kelompok putri development, Sumire Andou dari Jepang tetap memimpin klasemen dengan total 148 pukulan atau 4-over par. Pegolf Indonesia Amira Permadi terus memberikan perlawanan dan hanya tertinggal satu pukulan di posisi kedua. Sementara itu, Yuna Sasaki melengkapi tiga besar dengan total 151 pukulan atau 7-over par.

Dengan berbagai persaingan yang masih terbuka, putaran final MCGJWC 2026 di perkirakan akan menghadirkan pertandingan yang menarik sekaligus menjadi ajang pembuktian bagi para pegolf muda berbakat dari berbagai negara.